Sebuah tulisan lama. Saya masih ingat, tulisan ini adalah hasil refleksi sesudah terjebak di dalam Metromini yang tertahan kemacetan parah, di siang bolong, di suatu lingkungan pelosok Jakarta yang sungguh aduhai mempesona kumuhnya, juga semrawut dan bising. Pengalaman yang cukup biasa di kota ini.
***
03 September 2005
Asap di atas kali. Di atas air penuh limbah dan sampah, hijau menebar bau, diramaikan tikus-tikus sebesar kucing. Rumah-rumah berjejer, batu bata hingga papan lapuk dan seng berkarat, berhimpitan bertumpukan menyempil terdesak, kumuh menyerupai kandang kambing. Udara panas menandingi neraka jahanam, keringat menetes mengalir deras, asap rokok dan metromini bersiteru bergulungan. Suara-suara tak sudi berhenti, mobil motor dan bus PPD, kondektur gila disambut pedagang kaki lima. Hari demi hari tetap seperti ini, semerbak tinja dan kencing siang malam, mengundang seringai orang-orang hilang ingatan: Hari ini masih menganggur.
16 August 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Popular Nonsensical Matters
-
Coba lihat gambar ini. Ini adalah sebuah gambar yang sangat layak untuk dihiasi dengan komentar berbunga. Bunga-bunga yang indah, yang se...
-
Written with the assistance of an AI Artificial intelligence is often presented as a neutral engine of progress. Faster processes. Better d...
-
We can't expect high density development in our suburbs because sprawling is an inherent trait of Indonesian new town development. Indon...
-
In The Batavia Series we will use historical maps to explore the spatial developments of Indonesian capital, Jakarta, from its founding ...
-
Alkisah di suatu negeri antah-berantah, emas dalam bentuk murni berserakan berceceran tumpah ruah berlimpah di semua tempat, di setiap pel...
-
The lines on his serene face silently tell, there were many things that the old man had endured in life. His soft smile tells that he foug...
-
Written with the assistance of an AI A INTRODUCTION Colonialism happened in America, Africa, and Asia but they did not take a single uniform...
-
Written with the assistance of an AI Introduction: When Growth Stops Explaining Itself Urban growth in the Jabodetabek metropolitan region i...
-
Abundance Without Equity We live in an age of unprecedented abundance. Never in human history have so many people had access to so much food...
-
Menyebut apa yang terjadi di Sumatera belakangan ini sebagai “bencana alam” adalah kekeliruan - atau setidaknya, penghindaran dari kenyata...

No comments:
Post a Comment