Showing posts with label Architecture. Show all posts
Showing posts with label Architecture. Show all posts

01 April 2017

Search And Rescue Training Center

Some times ago, I came accross a Sketsa magazine - an architecture student magazine of University of Tarumanagara - that displays my Final Studio Project back in 2007.

My project was Search And Rescue Training Center, which was selected for Public Expose, a second presentation in front of external juries.



Using scanned images from the magazine, with some retouch to some of them for clarity, this post is a rememberance of the project.








19 May 2016

The World As I See It






Some would be about cities and urban life,
some other capture humanity,
and the rest would merely show my indecent appetite towards
space, pattern, & geometry.






18 May 2016

Prambanan Temple

I've many times visited Borobudur Temple but not Prambanan Temple, though they are both located at Jogjakarta area. It might be because Prambanan is smaller compared to Borobudur so I perceived the former as not as grandeur and inviting as the latter. Doesn't mean that I don't want to visit it, in fact my curiosity about the temple had been growing in time, until few days ago, finally I had my chance to visit the Prambanan Temple.

My curiosity was proven to be true.

I arrived at the temple under the punishing heat of Jogjakarta's mid-day, when the temple was crowded with tourists sitting and walking here and there, taking their selfies and wefies. I imagined what the atmosphere of the temple complex and its surroundings like in the past when the temple was still being used to submit prayers.

25 April 2016

Monument & Museum Of PDRI (Emergency Government Of The Republic Of Indonesia)




Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) was an emergency government (government in exile) of the Republic of Indonesia set up during the occupation of Indonesian Capital, then in Yogyakarta. The emergency government was led by Mr. Sjafruddin Prawiranegara and located in Bukittinggi, West Sumatera, which then moved around West Sumatera to avoid arrest by The Dutch.

After the Roem-Royen peace agreement, Mr. Sjafruddin Prawiranegara disbanded the PDRI and returned the mandate to the President of The Republic of Indonesia.

20 April 2016

Jesus The Son Of Man

My entry for an architectural design concept competition for a statue of Jesus in Papua, Indonesia.


25 February 2016

Nongkrongophobia & Ruang Privat Rasa Publik

DILARANG: Duduk-duduk / Istirahat Tidur / Makan Minum / Buang Sampah Sembarangan / Meludah


Dilarang buang sampah sembarangan jelas masuk akal. Meludah, selain di kamar mandi, adalah wajar dan masuk akal untuk dilarang di peradaban modern dewasa ini. Demikian juga dengan dilarang tidur, tentu saja sebaiknya orang tidak tertidur di ruang terbuka.

Tetapi ternyata orang juga dilarang untuk duduk-duduk dan makan minum.

25 January 2016

Sister City Telescopes

To develop itself, a city needs optimism. And together with every other cities, it needs reflections and experience sharing, especially with greater ones. One way to learn, cooperate, and sharing each other's experience is through Sister Cities (or Twin Towns) concept.

There are many cities in the world that are 'sisters' (or 'twins') to Jakarta, but Berlin in Germany and Los Angeles in USA are very interesting, for they are also 'sisters' to each other.


28 July 2013

Jakarta Vertical Kampung: Penjaringan

Tanggal 25 Juni sampai 7 Juli 2013 saya mengikuti Jakarta Vertical Kampung di Erasmus Huis. Diinisiasi oleh SHAU dan didukung oleh Vidour serta lembaga, organisasi, dan media lain, workshop ini pada intinya adalah dalam rangka menggali ide-ide konseptual baru mengenai Perumahan Rakyat atau Social Housing. Secara spesifik, yang dimaksud adalah bagaimana menciptakan atau merevitalisasi suatu Rumah Susun, yang selain berorientasi horizontal juga berorientasi vertikal, dengan tetap melestarikan atau menghidupi suasana dan model ikatan sosial Kampung.

Tulisan kali ini membahas sekilas apa yang dihasilkan dari workshop tersebut, dengan menampilkan slide-slide presentasi final kelompok saya.

04 February 2013

Racauan Arsitektur Jakarta

Bahasa yang umum kita gunakan adalah secara lisan dan tulisan, artinya menggunakan tanda-tanda bunyi dan bentuk, untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan maksud, pikiran, dan emosi. Walaupun bentuk dan variasinya sangat beraneka ragam, tetapi sesungguhnya struktur utama dari bahasa yang digunakan oleh manusia masih sama saja.

Di setiap bahasa manusia kita mengenal setidaknya kata benda, kata kerja, dan kata sifat. Intonasi yang digunakan untuk mengkomunikasikan emosi dan perasaan hampir bisa dikatakan bersifat universal; tanpa mengerti bahasa yang digunakan, seringkali kita bisa membedakan antara bentakan, pertanyaan, perintah, ekspresi rasa takut, dan - tentu saja - ekspresi rasa nikmat.

Sebuah bahasa adalah suatu sistem tanda-tanda bunyi dan bentuk yang spesifik yang dipergunakan untuk "mewakili" kenyataan yang lainnya.

27 December 2012

Forbidden City


Tengah bulan Desember tahun 2012 ini saya dan istri berkesempatan untuk berkunjung ke Forbidden City di Beijing. Untuk membahas mengenai Forbidden City, selain saya tidak merasa cukup mampu, jelas akan membutuhkan waktu, penelitian, dan tulisan yang sangat panjang, yang mana menjadi semakin tidak efisien ketika dilakukan oleh orang yang - seperti saya - sama sekali bukan ahlinya. Oleh karena itu tulisan singkat ini hanya akan sekadar menceritakan apa yang saya lihat dan rasa saja, sekadar sebuah ekspresi kekaguman saja.

***

Ketika merancang suatu komposisi fungsi dengan serius, katakanlah misalnya sebuah rumah tinggal sederhana, ada tahapan di mana arsitek akan memilah-milah setiap fungsi yang akan diadakan untuk dipelajari, diadaptasi, dimodifikasi, untuk kemudian direkonstruksi dalam sebuah rancangan yang sedapat mungkin bisa menjamin fungsionalitas, estetika, dan pengalaman ruang yang terjadi ketika pada saatnya nanti masing-masing fungsi spesifik tersebut dilakoni oleh penggunanya. Masing-masing fungsi yang berbeda di dalam sebuah rumah tinggal akan memiliki ciri khas, kebutuhan, keharusan, dan kompleksitasnya sendiri.

Popular Nonsensical Matters