Showing posts with label Prose. Show all posts
Showing posts with label Prose. Show all posts

13 November 2023

The Human Animals


I overheard the sky said to the sun,

"look at the trees. They seem chaotic but they are very logical.

Now look at them, the human animals, they seem well arranged and established but many times lack of logic and reason. Sometimes none whatsoever.

Pity. They buried too many things deep inside their minds."

19 May 2016

The World As I See It






Some would be about cities and urban life,
some other capture humanity,
and the rest would merely show my indecent appetite towards
space, pattern, & geometry.






16 August 2014

Ini Kemiskinan

Sebuah tulisan lama. Saya masih ingat, tulisan ini adalah hasil refleksi sesudah terjebak di dalam Metromini yang tertahan kemacetan parah, di siang bolong, di suatu lingkungan pelosok Jakarta yang sungguh aduhai mempesona kumuhnya, juga semrawut dan bising. Pengalaman yang cukup biasa di kota ini.

***

03 September 2005

Asap di atas kali. Di atas air penuh limbah dan sampah, hijau menebar bau, diramaikan tikus-tikus sebesar kucing. Rumah-rumah berjejer, batu bata hingga papan lapuk dan seng berkarat, berhimpitan bertumpukan menyempil terdesak, kumuh menyerupai kandang kambing. Udara panas menandingi neraka jahanam, keringat menetes mengalir deras, asap rokok dan metromini bersiteru bergulungan. Suara-suara tak sudi berhenti, mobil motor dan bus PPD, kondektur gila disambut pedagang kaki lima. Hari demi hari tetap seperti ini, semerbak tinja dan kencing siang malam, mengundang seringai orang-orang hilang ingatan: Hari ini masih menganggur.

24 December 2013

Pencinta Manusia

11 Januari 2008

Aku mencintai kehidupan,
aku mencintai kemanusiaan.

Dan aku pencinta kemanusiawian, pengagum dan pemuja manusia. Seutuhnya dengan segala sifatnya, dengan segala kekayaan jiwanya yang tak terkatakan dan tak terlukiskan. Seluruh kedalaman dan kedangkalannya, keagungan dan kekerdilannya; hatinya, imajinasinya, mimpi-mimpinya. Kedarah-dagingan ini.

Kesenangan, kebahagiaan, kesedihan, kekecewaan, birahi, cinta, hasrat, nafsu, air mata, keegoisan, kepicikan, penolakan, simpati, antipati, kebencian, dendam, kemarahan, murka.

Terlalu Banyak Orang Goblok

12 September 2006

Sungguh. Terlalu banyak orang goblok di dunia ini. Ada terlalu sangat banyak orang goblok yang tololnya mendekati predikat tolol yang teramat sangat. Aku tidak bercanda dan kukatakan padamu bahwa aku serius.

Kesalahan Tuhan yang terbesar, kalau Ia ada, adalah Ia telah menciptakan sedemikian banyak orang goblok di muka dunia. Sementara kesalahan terbesar keduanya adalah Ia membiarkan saja orang-orang goblok itu terus hidup dan berkeliaran di mana-mana.

13 May 2013

Juara Penguasaan Spasial Jakarta

Seorang penari balet yang handal, pembalap ulung, pemain sepak bola yang lihai, atau atlet bela diri yang sangat tangkas memiliki kecerdasan penguasaan spasial (keruangan) pada medannya masing-masing. Demikian juga dengan para pelaku berbagai macam profesi dan keterampilan lainnya yang memanfaatkan gerak tubuh atau pengendalian suatu alat di dalam suatu ruang berbatas.

Tetapi kali ini mari kita mengapresiasi perihal penguasaan ruang dari perspektif yang lain. Kali ini kita akan meniliknya dari sudut pandang Kota Jakarta.

Popular Nonsensical Matters